Senin, 29 Juli 2013

Tips Merawat Dispenser Kesayangan

Diantara kita, pasti memiliki suatu alat yang disebut dipenser. Dispenser air minum merupakan alat yang terjangkau setiap rumah tangga, dan memberikan banyak kemudahan hidup. Namun, orang-orang sering mengabaikan kebersihan dan kesterilan dispenser. Tahukah kalian, jika dispenser dalam jangka panjang tidak dibersihkan, tentu akan memberi peluang berkembang-biaknya bakteri, air yang diminun akhirnya tidak sesuai standar kesehatan.

Pada umumnya galon air diletakkan terbalik di atas dispenser. Melalui selang yang ada dalam dispenser, air disalurkan ke dua tabung panas dan dingin. Bisanya walau berulang-ulang mengganti galon air, kita mengabaikan fakta bahwa dalam dispenser ada sisa air di tabung dispenser hampir 1000 ml, dan dalam air tersebut bersembunyi bakteri penyebab penyakit. Lama-kelamaan, dengan sendirinya akan menjadi tempat berkembang-biaknya bakteri. Dahulu perusahaan dispenser selalu memberikan servis gratis untuk pembersihan dispenser. Namun, karena kurangnya pengetahuan dan peralatan pembersih yang profesional, servis gratis pada umumnya hanya membersihkan bagian fisik, tidak menyentuh pokoknya.

Bahkan untuk menekan biaya servis gratis, banyak di antaranya hanya mengerjakan ala kadarnya, dan demi mengirit, mereka menggunakan bahan pembersih murah untuk mensterilkan dispenser, sehingga tidak dapat menjamin kualitas pembersihan.
Dispenser air munum pada dasarnya sudah menyebar ke setiap keluarga, banyak konsumen khawatir alat pemanas biasa tidak dapat memasak air hingga matang, sehingga mereka minum air campuran mentah dan matang. Minum air yang tidak direbus sampai matang dalam jangka panjang akan membuat tubuh mudah terjangkit bakteri. Meskipun diminum bersama-sama dengan air matang, tapi bakteri yang ada didalam air mentah sulit dibasmi.
Alat pemanas biasa strukturnya berbeda dengan dispenser dirumah tangga, dispenser yang dipakai dirumah tangga adalah struktur mesin dan galon terpisah, sehingga tidak timbul masalah air ‘yin yang’. (air matang yang tersimpan lama)

Oleh karena itu disarankan bagi keluarga yang menggunakan dispenser, harus membersihkan dan mensterilkan dispenser secara teratur. Karana selain menjamin dispenser dapat bekerja secara normal, juga dapat mengurangi penyebaran bakteri dalam air.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membersihkan dispenser. Yakni :
Lemon diiris tipis, kemudian letakkan dalam wadah direbus dengan air hingga mendidih selama 2 hingga 3 jam.
Ketika mengganti air dispenser, gunakanlah air lemon yang sudah direbus untuk mencuci dispenser, endapan kotoran bukan saja dengan mudah bisa dibersihkan, juga dalam dispenser akan tertinggal aroma lemon yang harum.

Cara pembersihan yang biasa dilakukan bisa mengikuti langkah di bawah ini.
1. Cabut steker listrik, angkat tabung galon kosong, buka kran dispenser, agar sisa air dalam rongga dispenser keluar.
2. Gunakan penjepit untuk menggenggam kapas yang dibasahi alkohol, dengan seksama membersihkan tabung dalam dispenser dan
sisi luar-dalam penutupnya.
3. Tuangkan disinfektan (obat steril) serba guna ke dalam tabung dispenser, rendamlah selama 10-15 menit.
4. Buka kran dispenser untuk membuang /mengeluarkan disinfektan.
5. Bilas seluruh rongga dispenser dengan air bersih, kemudian bukalah semua kran dispenser untuk membuang air
6. Gunakan kain lap untuk membersihkan sisi belakang dispenser dimana terdapat saklar on-off.
Sumber: erabaru.net
Semoga tips ini membuat kita menjadi lebih bersih dan lebih higienis. Jika air anda bermasalah, segera hubungi pT HYDRO water technology untuk mendapatkan solusinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar